Tentang Diri


Sudahkah kamu mengapresiasi dirimu hari ini?
Sudahkah kamu berterimakasih kepada dirimu karna sudah melalui hari-hari yang sulit?

Aku ingin kalian menjawab pertanyaan yang ada diatas didalam hati kalian masing-masing. Aku tahu hari ini adalah hari yang sulit untuk dilalui, hari ini kamu sudah berharap dan berekspektasi begitu banyak pada dirimu sendiri, tanpa mengapresiasi apa yang sudah dirimu usahakan untuk melalui hari yang berat ini. Belakangan ini aku melihat banyak sekali orang yang selalu menyalahkan dirinya maupun keadaan hanya karena kenyataan tak berjalan sesuai ekpektasinya. Aku paham bahwa masing-masing kita pasti mempunyai impian,harapan, cita-cita, maupun ekspektasi tersendiri bagi kehidupan kita di masa mendatang. Entah itu menjadi siswa berprestasi, masuk perguruan tinggi yang diimpikan, memenangkan olimpiade tertentu, naik jabatan atau apapun itu. Karna harapan, cita-cita dan keinginan yang kita miliki tersebut , maka kita akan berusaha untuk mewujudkannya, merelakan banyak hal untuk dikorbankan dan lain-lain. Usaha demi usaha terus dilakukan supaya mendapat hasil yang diinginkan. Namun, pernahkah kamu mendengar kalimat “tidak semua hal di dalam kehidupan ini akan berjalan sangat mulus".  Mungkin kalian sudah sering mendengar kalimat itu, tetapi pernahkah merenungkannya secara mendalam?

Melakukan usaha yang maksimal namun belum juga mendapatkan apa yang diinginkan bukan berarti diri kalian gagal dan tidak mampu. Disaat teman kita memenangkan olimpiade tertentu tetapi kita tidak, bukan berarti kita bodoh, bukan berarti kita gagal. Jangan pernah menganggap kita gagal hanya karena apa yang kita inginkan belum tercapai dan jangan pernah melihat sukses itu adalah sebuah hasil, karena sukses itu adalah sebuah proses. Terkadang karna hasil yang kita inginkan tak tercapai, kita kerap kali menyalahkan diri dan keadaan, padahal mereka tidak seharusnya disalahkan. Kita sering kali merasa telah kalah dan tidak sukses hanya karna hasil yang kita inginkan belum tercapai, disaat sukses adalah sebuah proses.

Sebenarnya kita masing-masing mempunyai perlombaan lari masing-masing di lintasan masing-masing, bukalah mata dan mantapkan langkah masing-masing, jangan terjatuh. Meskipun jatuh, lekaslah bangun. Jangan tersesat ke lintasan lain, karna menangpun kamu takkan puas jiwamu sebab itu bukanlah lintasan milikmu.

Jadi, mulai sekarang bisa kan kita berterima kasih pada diri yang sudah cukup kuat untuk sampai titik ini, walau harus terjatuh beberapa kali atau mungkin bahkan sempat tersesat untuk waktu yang cukup lama 😊

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Nata : Pendaki yang hebat adalah kamu